Headlines News :
Home » » Gadis Kecil Berusia 5 Tahun yang Sudah Hidup Mandiri, Ceritanya Membuat Semua Orang Terharu

Gadis Kecil Berusia 5 Tahun yang Sudah Hidup Mandiri, Ceritanya Membuat Semua Orang Terharu

Written By Rewin Satria on Sabtu, 06 Juni 2015 | 09.50

Ada seorang gadis kecil yang sejak umurnya menginjak 5 tahun sudah bisa bangun jam 6 pagi dan membuat sarapannya sendiri. Dia kelihatan seperti layaknya anak kecil yang lain, pergi ke taman kanak-kanak, mengerjakan PR, tetapi ternyata dia juga perlu menjaga anjingnya, bahkan terkadang dia perlu memasak makan malam buat ayahnya yang pulang malam.

Apakah dia dari keluarga miskin? Mirip seperti Cinderella? Semua kisahnya ini dimulai dari tahun 2001..

Pada provinsi Fukuoka di kota Fukuoka, Jepang, ada seorang gadis kecil berumur 5 tahun sudah harus bangun jam 6 pagi membuat sarapan di dapur. Gadis itu sendiri bernama Bunga.







Bunga sudah terlihat sibuk sekali pagi-pagi. Dia harus mencuci wajah, memberikan anjingnya makan, membuat sarapan, menyantap sarapannya, menyikat gigi, bermain piano, pergi ke toilet, dan pergi ke taman kanak-kanak.





Ketika sampai di rumah, dia juga masih perlu menjemur baju, melipat baju, membersihkan kamar mandi, menyapu, merapikan lemari baju, dan menyimpan bajunya sendirian.





Ketika ayahnya pulang malam, dia juga harus membuat makan malam buat ayahnya.





Tetapi kenapa gadis sekecil dia harus melakukan pekerjaan rumah sebanyak ini sendirian? Semuanya berawal dari tahun 2001..





Musim panas tahun ini, papa mama Bunga sedang menjalani prosesi pernikahan di sebuah gereja. Sang ibu ternyata adalah seorang mempelai wanita yang mengidap kanker payudara.
Pada proses penyembuhannya yang begitu menyakitkan, kankernya pun akhirnya sembuh, dan secara mukjizat pun dia akhirnya hamil. Janin yang begitu berharga inilah yang akhirnya dinamakan Bunga.





Ketika Bunga dilahirkan, keluarga kecil ini bahagia sekali dengan kehadiran sang buah hati sama seperti keluarga lainnya yang baru saja menyambut kelahiran sang anak pertama.





"Bisa bertemu dengan putriku membuktikan bahwa aku pernah hidup di dunia ini. Putriku ini adalah anak yang sangat berharga dibandingkan dengan kehidupanku sendiri." tutur ibu Bunga.





Tetapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Saat Bunga berumur 9 bulan, kanker yang diidap sang ibu pun kambuh kembali.
Demi untuk pemulihan dan pertumbuhan Bunga yang sehat, satu keluarga Bunga pun memulai kehidupan mereka yang sederhana dengan tidur lebih awal dan bangun pagi.








Setiap hari Bunga pun makin bertambah besar dan sudah mulai mengerti beberapa hal. Ibunya pun mulai berpikir, kenapa tidak mengajarinyahal yang paling penting saja?





"Ada hubungan yang signifikan dari bisa memasak dan untuk bertahan hidup, aku mengajarimu bagaimana memegang pisau dan melakukan pekerjaan rumah. Sekolah bisa diletakkan pada prioritas nomor 2, karena dengan tubuh yang sehat, barulah bisa hidup dengan mandiri. Dengan begini, tidak peduli dimanapun kamu berada dan apapun yang kamu lakukan, baru bisa untuk terus menjalani hidup." Kata sang ibu.





Aku ingin membiarkannya mengerjakan segala sesuatu yang bisa dia kerjakan. Dengan begini, bila suatu hari nanti ketika aku sudah tiada, semuanya akan baik-baik saja.
Pakaian yang diletakkan sembarangan, aku akan melemparkannya kepadanya kembali dan membiarkannya membereskannya sendiri. Ketika dia harus pergi ke taman kanak-kanak, aku tidak akan membantunya untuk menyiapkan segala pekerjaannya.
Pekerjaan rumah pun sebisanya dia lakukan sendiri semuanya. Aku berharap putriku ini bisa dengan kuat untuk hidup mandiri sendirian. –Ibu.





Hari ini adalah ulang tahun putriku yang keempat.
Walaupun masih terlalu awal, tetapi tahun ini aku ingin mengajarinya memasak.
Hadiahku untuknya adalah sebuah celemek. - - Ibu





Pada tahun 2008, mama sudah pergi. Meninggalkan putrinya yang berusia 5 tahun dan suaminya. Sekarang, Bunga sudah besar. Mama, aku ingin memberitahumu bahwa aku sudah bisa membuat semua makanan bekal sendiri! Tidak membicarakan kejelekan orang lain, tidak lupa untuk tersenyum kepada orang lain, ini semua adalah yang mama ajarkan kepadaku. Walaupun aku merasa ini sulit sekali, tetapi Bunga sudah tidak menangis lagi. - - Bunga.





Ibu ini benar-benar sangat baik.
cerpen.co.id
http://ajw.asahi.com/article/views/vox/AJ201407100028
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Total Tayangan Laman

Popular Posts

 
Support : Creating Website | Rewin Template | Download Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2050. Indonesia get power - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Rewinsatria