Headlines News :
Home » » Ciuman Ayah ‘Membunuh’ Bayinya

Ciuman Ayah ‘Membunuh’ Bayinya

Written By Rewin Satria on Minggu, 10 Maret 2013 | 01.40



Kaiden McCormick, bayi yang lahir prematur dengan kerusakan organ, meninggal setelah mendapatkan ciuman dari ayahnya. Ini disebabkan oleh virus herpes yang ditularkan oleh Carl Mclaren, sang ayah, kepada bayinya.

Setelah dicium oleh ayamnya, Kaiden menghabiskan enam minggu di mesin pengontrol hidupnya. Namun, dokter tidak bisa menyelamatkan dirinya sampai akhirnya bayi tersebut meninggal setelah dua bulan.

Carl dan istrinya, Marrie-Claire, terkejut ketika mereka menemukan bayi mereka tiba-tiba sakit ketika terkena virus herper yang dapat mempengaruhi hampir semua orang, meskipun cukup jinak.

Ketika dokter menjelaskan, Kaiden mendapatkan virus herpes dari ayahnya, Carl tertekan karena merasa bersalah. Ia terus menyalahkan dirinya atas kematian anaknya. “Saya tidak pernah menyalahkan Carl. Ia tidak melakukan apa-apa tapi memperlakukan bayi kami dengan cinta dan kasih sayang. Aku benci melihat ia menghukum dirinya sendiri,” kata Marrie-Claire tentang suaminya, seperti dilansir Daily Mail.

Sementara itu, Carl masih menyesali tindakannya mencium Kaiden. Ia merasa jika ia tahu ia bisa membahayakan anaknya, ia tidak akan mendekati anaknya itu dan Kaiden tentunya masih hidup sampai hari ini.

Sekarang, Marrie-Claire hamil delapan bulan dan diperkirakan akan melahirkan seorang bayi perempuan bulan depan. Marrie-Claire menjelaskan, anaknya yang akan lahir nanti akan menjadi alasan bagi mereka untuk tetap hidup. Meskipun mereka tidak akan pernah melupakan Kaiden, anak pertama mereka yang meninggal karena ciuman.

Para orangtua, berhati-hatilah bila ingin mencium bayinya, karena mereka masih rentan terhadap virus penyakit.

Intisari

Android Tab
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Total Tayangan Laman

Popular Posts

 
Support : Creating Website | Rewin Template | Download Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2050. Indonesia get power - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Rewinsatria